Berita Hari Ini
Jumat, 17 Mei 2013
Minggu, 01 April 2012
Isu Kenaikan BBM
Kenaikan BBM Ditunda, Bahan Pokok Terlanjur Naik
Liputan6.com, Bantul: Anggota DPR sepakat menunda
kenaikan harga bahan bakar minyak atau BBM bersubsidi selama enam bulan.
Tapi harga sejumlah bahan pokok yang sudah terlanjur naik, tak
mengalami perubahan. Menurut sejumlah pedagang, harga-harga yang sudah
terlanjur naik sulit untuk turun kembali.
Menurut para pedagang, kenaikan ini karena harga kulakan sudah tinggi
seiring isu naiknya harga BBM. Harga minyak goreng misalnya, dari Rp 12
ribu per kilogram menjadi Rp 14 ribu. Harga gula naik Rp 5 ribu menjadi
Rp 15 ribu per kilogram. Demikian pula daging sapi dari Rp 65 ribu
menjadi Rp 68 ribu per kilogram. "Hampir tiap hari naik," imbuh Riatmi,
seorang pedagang di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, belum lama
berselang.
Kenaikan harga cukup signifikan terjadi pada cabai merah. Bila tiga hari
silam dijual Rp 25 ribu kini Rp 35 ribu per kilogram. Sedangkan bawang
putih menjadi Rp 16 ribu dari sebelumnya seharga Rp 10 ribu per
kilogram.
Tapi ironis, kondisi ini membuat pasar cenderung sepi karena daya beli
masyarakat menurun. "Pasar jadi sepi karena harga-harga naik semua. Kan
masyarakat jadi membatasi belanja," tutur Asih, seorang pedagang di
Bantul.
Pedagang berpendapat, harga baru bisa mendekati normal jika pemerintah
benar-benar membatalkan kenaikan harga BBM bersubsidi.(AIS)
LIGA Inggris
Newcastle Atasi Liverpool 2-0
Kemenangan ini membuat Newcastle terus menempel peringkat lima Chelsea dengan cuma kalah selisih gol. Adapun Liverpool tiga kekalahan beruntun ini membuat mereka berada dua tingkat di bawah Newcastle karena baru mendapat 42 poin.
Liverpool hampir memimpin lebih dulu kala laga baru berjalan delapan menit saat sundulan pemain belakang Martin Skrtel masih melambung.
Peluang emas Liverpool lainya datang di menit 16 ketika umpan Craig Bellamy berbelok arah dan mengarah ke gawang sehingga memaksa Tim Krul menepisnya dan bola cuma mengenai tiang gawang.
Pada menit 20, justru Newcastle yang bisa unggul lebih dulu melalui tandukan Cisse yang meneruskan aksi menawan gelandang Hatem Ben Arfa.
Eks pemain Newcastle Andy Carroll nyaris menyamakan skor selang delapan menit kemudian bila saja sundulannya tidak melambung di atas gawang Krul.
Newcastle hampir menggandakan skor tiga menit setelah jeda kala sundulan pemain belakang Mike Williamson masih membentur tiang gawang.
Baru di menit 59 Newcastle bisa menambah gol berkat gol kedua Cisse. Mendapat umpan terobosan dari Demba Ba, yang sempat dibelokkan Ben Arfa, Cisse dengan cerdik melewati Reina sebelum menceploskan bola.
Tiga menit berselang Liverpool seharusnya bisa memperkecil kedudukan saat Suarez sudah melewati Krul, namun tembakannya bisa diblok James Perch sebelum melewati garis gawang.
Liverpool makin terpuruk karena pada menit 82 kiper Jose Reina diganjar kartu merah akibat menanduk Perch. Karena sudah melakukan tiga pergantian pemain, terpaksa bek kiri Jose Enrique menjadi kiper pada sisa pertandingan.
Beruntung bagi Liverpool karena Newcastle gagal memaksimalkan keadaan untuk menambah gol.
Susunan Pemain:
Newcastle: Krul, Simpson, Williamson, Perch, Gutierrez, Guthrie (Gosling 65'), Tiote, Cabaye, Ben Arfa (Santon 90'), Cisse (Ameobi (74'), Ba.
Liverpool: Reina, Flanagan, Carragher, Skrtel, Enrique, Gerrard, Spearing, Shelvey (Downing 76'), Bellamy (Henderson 80'), Carroll (Kuyt 80'), Suarez.
(Tho)
- Tanggal: April 1st, 2012 - Jam: 21:26:00
- - Kategori: Berita Liga Inggris
Senin, 05 Maret 2012
Tuban (beritajatim.com)
06 Maret 2012 04:26:53 WIB
Reporter : M Muthohar
Tuban (beritajatim.com) - Sebagai pengawasan demi terwujudnya Ujian Nasional yang berlangsung secara jujur, Perintah Kabupaten Tuban akan melakukan pengawasan secara ketat. Pengamanan dilakukan baik dari tingkat SD, SMP hingga SMU.
Hal tersebut sebagaimana diungkapkan oleh Noor Nahar Husain, Wakil Bupati Kabupaten Tuban, Senin (5/3/2012). Dia menyatakan bahwa dalam pelaksanaan ujian nasional di wilayah Tuban ini harus berlangsung secara jujur. Sehingga, pihaknya akan melakukan pengawasan secara ketat di saat pelaksanaan ujian.
“Tujuan utamanya adalah Unas Jujur. Sekarang ini, kita sedang menyiapkan parameter, dan sejumlah system yang bakal diterapkan dalam pelaksanaan Unas Jujur dari tingkat SD sampai SMU. Program ini akan kita jadikan evaluasi untuk mengetahui sejauh mana tingkat pendidikan di Tuban,” terang Noor Nahar.
Dalam pengamanan jalannya pelaksanaan Ujian Nasional tahun ini, pemkab Tuban rencananya juga akan melibatkan anggota kepolisian untuk ikut dalam penjagaan ujian nasional. Jika dimungkinkan, petugas kepolisian akan dikerahkan untuk berjaga disetiap kelas supaya tidak ada sedikitpun kecurangan dalam pelaksanaan ujian akhir para siswa.
"Tidak apa-apa banyak siswa yang tidak lulus atau nilainya jelek, dari pada banyak nilai bagus tapi di dalamnya keropos, yang penting, pelaksanaannya jujur dan baik sehingga bisa kita ketahui sejauh mana tingkat kualitas pendidikan kita,” sambungnya.
Namun ia menambahkan, rencana melibatkan personil kepolisian masih dalam proses pembahasan dengan pihak-pihak terkait, dengan alasan untuk siswa SD masih
dianggap sangat riskan jika di dalam kelas ada petugas polisi yang berjaga. Berbeda dengan tingkat SMU, yang mana dirasa para siswanya sudah pada dewasa sehingga tidak berpengaruh saat mengerjakan soal sambil dijaga polisi.
Langganan:
Komentar (Atom)

